Sujud Sahwi

Nabi pernah suatu ketika lupa
1. Rasulullah adalah manusia biasa yang bisa terlupa sebagai manusia lainnya. Jangan memuji Rasulullah secara berlebihan namun sesuai dengan qadarnya.
2. Membuka pintu syariat, tentang syariat sujud sahwi.
3. Sebagai hiburan bagi kaum muslimin yang juga lupa atau lalai dalam shalatnya. Olehnya ketika terjadi pada Rasulullah maka hal tersebut adalah sesuatu yang biasa.
4. Diturunkannya syariat sujud sahwi lewat Rasulullah.

Sebab-sebab Sujud Sahwi
1. Terjadi tambahan dalam shalat.
2. Kekurangan dalam shalat.
3. Syak atau adanya keraguan ketika dalam shalatnya.

Hadist-Hadist tentang Sujud Sahwi
1. Kata Abu Huraira, rasul shalat bersama kami di waktu siang (dalam riwayat lain disebutkan shalat ashar) hanya mengerjakan shalat 2 rakat kemudian salam, kemudian Beliau mundur disalah satu sudut yang terdapat kayu yang tertancap dan bersandar disalah satu tiang sambil melipat dan mengayam jari-jari tangannya dan nampak sepertinya beliau sedang marah. Sampai orang-orang yang cepat keluar dari masjid setelah shalat, nabi masih saja bersandar. Orang tadi keluar berbincang diluar dan mengatakan apakah shalat yang tadi qashar, mereka menghormati nabi sehingga tidak berani menanyakan hal tersebut ke nabi, termasuk abu bakar dan umar. Sampai afa satu orang sahabat yang dijuluki memiliki dua tangan memberanikan diri untuk bertanya kepada Nabi. Ya rasulullah, apakah anda lupa atau apkah shalat yang tadi di qashar. Saya tidak lupa dan tidak diqasha. Dan pertanyaan itu mengganggu pikiran rasulullah, kemudian bertanya ke sahabat yang lain. Sehingga rasulullah kembali ke mihrabnya dan kbali shalat dan melanjutkan dua rakaat yang tertinggal tadi kemudian salam. Setelah beliau salam beliau bertakbir kemudian sujud seperti sujud yang tadi atau lebih lama lagi kemudian bangkit dari sujud dngan bertakbir, kemudian sujud lagi yang kedua sama yang sebelumnya atau lama panjang kemudian kembali mengangkat kepalanya.Kemudian nabi salam (dalam riwayat yg lain).

Beberapa pelajaran
1. Lupa juga bisa terjadi bagi seorang rasul, sesuatu yang biasa dan manusiawi serta bukan suatu aib.
2. Turunya syariat sujud sahwi dalam bentuk sunnah nabi shallahu alihi wasallam.
3. Untuk meringankan atau hiburan bagi mereka yag terluoa dalam shaltanya agar tidak bersedih.
4. Keluar dari shalat dengan anggapan bahwa shalat itu sudah selesai iru tidak mwmutuskan shalat.
5. Diskusi atau berbicara dalam keadaan lupa tidak menyebabkan shalat batal, kecuali jika sengaja maka batal.
6. Sahnya melanjutakan shalat yg tersisa berdasarka apa yang sudah dikerjakan, atau menyambung shalat.
7. Gerakan-gerakan yang banyakdalam shalat dalam keadaan lupa, tidak membatalkan shalat, kecualu sengaja maka batal
8. Wajibnya sujud sahwi bagi orang lupa didalam shalatnya.

Funhsu sujud sahwu untuk mengejar keridhaan allah dan mengusir dan membuat syaithan marah.
Tidak dikerjakan berulang cukup sekali saja dengan dua kali sujud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *